Kamis, 23 April 2026 , Selamat Malam!

BERGERAK SERENTAK: RAKOR PIMPINAN PA WILAYAH PTA SEMARANG UNTUK REFORMASI BIROKRASI DAN TRANSPARASI

Semarang|pta-semarang.go.id (17/04/2026)

Bertempat di Hotel Griya Persada, Bandungan, Pengadilan Tinggi Agama Semarang menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pimpinan Pengadilan Agama se-Wilayah Hukum PTA Semarang. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 16 hingga 17 April 2026, ini menjadi momentum krusial dalam menyelaraskan langkah demi kemajuan peradilan agama di Jawa Tengah.

Mengusung tema besar “Satu Visi, Satu Langkah, Menuju Peradilan Modern yang Bermartabat dan Transparan”, rapat koordinasi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan inti dari setiap satuan kerja.  Peserta meliputi Ketua, Wakil Ketua, Panitera, serta Sekretaris dari seluruh Pengadilan Agama di wilayah hukum PTA Semarang. Turut hadir pula para Pejabat Struktural dan Fungsional dari PTA Semarang untuk memberikan arahan teknis dan strategis.

Fokus pada Transformasi Digital dan Integritas

Agenda utama rakor kali ini menitikberatkan pada percepatan reformasi birokrasi dan penguatan transparansi pelayanan publik. Dalam sesi diskusi, ditekankan bahwa peradilan modern bukan sekadar tentang penggunaan aplikasi, melainkan perubahan pola pikir (mindset) seluruh aparatur untuk memberikan layanan yang lebih cepat, mudah, dan akuntabel kepada masyarakat.

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Semarang, Dr. Rokhanah, S.H., M.H. dalam sambutannya menekankan beberapa poin strategis yang dibahas antara lain:

  • Akselerasi Peradilan Elektronik (E-Court): Memastikan sistem peradilan berbasis digital berjalan optimal di seluruh wilayah.
  • Penguatan Integritas: Menjaga marwah peradilan melalui pengawasan melekat dan transparansi informasi perkara.
  • Standardisasi Pelayanan: Menyamakan persepsi dan prosedur di setiap satuan kerja agar kualitas pelayanan publik seragam dan berkualitas tinggi.

Komitmen Bersama

Kegiatan ini ditutup dengan pernyataan komitmen bersama seluruh pimpinan untuk bergerak serentak. Melalui koordinasi yang intensif ini, diharapkan hambatan-hambatan di tingkat satuan kerja dapat teratasi melalui solusi kolektif yang dirumuskan selama rapat berlangsung.

Semangat “Satu Visi, Satu Langkah” yang digaungkan bukan sekadar slogan, melainkan janji nyata untuk mewujudkan badan peradilan yang tidak hanya modern secara teknologi, tetapi juga tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan yang bermartabat.

Dalam kesempatan rapat koordinasi kali ini selain mensosialisasikan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2025 dimana Peradilan Agama mendapatkan kewenangan baru yakni menerima, mengadili dan memutus perkara yang diajukan Otoritas Jasa Keuangan sebagai upaya perlindungan konsumen jasa keuangan, juga mensosialisasikan kebijakan Pimpinan Mahkamah Agung dan Badilag, sebagai wadah / sarana upaya kita untuk menyamakan persepsi dan pemahaman, menyatukan gerak langkah dan tujuan serta mencari solusi terhadap permasalahan-permasalahan yang muncul dalam rangka memperbaiki kinerja kita dalam menghadapi hambatan dan tantangan yang ada.

Sementara itu beberapa satker kita juga meraih beberapa penghargaan dalam Badilag Award 2026 yang digelar bulan Maret kemarin bersamaan diselenggarakannya Rakor Badilag, yaitu:

– PA Magelang meraih penghargaan nilai SIPP Tertinggi (Tingkat Pertama),

– PA Semarang meraih penghargaan CCTV Terbaik, dan

– PA Salatiga juga meraih penghargaan CCTV Terbaik.

Memasuki hari kedua Rapat Koordinasi Pimpinan Pengadilan Agama se-Wilayah Hukum PTA Semarang pada Jumat (17/04/2026), suasana keakraban dan religiusitas menyelimuti area Hotel Griya Persada, Bandungan. Kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti oleh seluruh peserta rakor di area terbuka hotel. Kegiatan fisik ini bertujuan untuk menjaga kebugaran serta mempererat tali silaturahmi antar pimpinan dan pejabat di tengah padatnya agenda koordinasi.

Usai menyegarkan raga, kegiatan dilanjutkan dengan agenda penguatan jiwa melalui Pembinaan Rohani dan Mental (Bintal). Dalam sesi ini, Wakil Ketua PTA Semarang memberikan pembinaan yang menekankan pentingnya integritas, kesabaran, dan dedikasi dalam menjalankan tugas sebagai aparatur peradilan. Beliau mengingatkan bahwa peradilan yang bermartabat hanya dapat terwujud jika fondasi spiritual pegawainya kokoh.

Apresiasi Kreativitas dan Semarak Idul Fitri

Momen yang paling dinantikan pun tiba, yakni pengumuman pemenang berbagai perlombaan yang telah diselenggarakan sebelumnya. Ketegangan berubah menjadi sorak sorai saat panitia membacakan daftar juara Lomba Nasyid dan Lomba Video Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kompetisi ini menjadi wadah bagi satuan kerja untuk menunjukkan sisi kreatif dan kekompakan di luar tugas kedinasan.

Suasana semakin meriah dengan hadirnya hiburan musik religi. Grup nasyid dari PA Temanggung dan PA Wonogiri tampil memukau membawakan lagu-lagu bernuansa Islami yang menyejukkan hati. Penampilan memikat dari kedua grup nasyid ini tidak hanya menjadi hiburan semata, namun juga menjadi simbol harmoni dan kreativitas kolektif yang ada di wilayah hukum PTA Semarang.

Rangkaian kegiatan di hari kedua ini menegaskan komitmen PTA Semarang bahwa dalam menuju peradilan yang modern, keseimbangan antara kesehatan fisik, kemantapan rohani, dan apresiasi terhadap kreativitas adalah kunci utama untuk bergerak serentak mencapai visi bersama.(it@)

Scroll to Top