Selasa, 10 Maret 2026 , Selamat Malam!

PERINGATAN NUZULUL QURAN 1447 HIJRIAH PADA PENGADILAN TINGGI AGAMA SEMARANG

Semarang|pta-semarang.go.id (5/3/2026)

Bertempat di Masjid Kyai Mojo, masjid komplek rumah dinas Pimpinan PTA Semarang di Srondol Kulon, Banyumanik, Dr. Hj. Rokhanah, S.H., M.H., Ketua PTA Semarang memberikan sambutan dan pembinaan dalam kegiatan Peringatan Nuzulul Qur’an Pengadilan Tinggi Agama Semarang Tahun 1447 Hijriah. Dalam sambutannya Ketua PTA Semarang menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ta’mir Masjid Kyai Mojo dan Panitia Pelaksana kegiatan yang telah menyelenggarakan kegiatan pada sore hari yang dilaksanakan setelah jam kerja tersebut sebagai upaya menanamkan dan menghidupkan nilai-nilai Al-Quran dalam setiap aktivitas kita sehari-hari, terutama saat menjalankan tugas sebagai Hakim dan aparatur peradilan agama. “Maka sudah tepat kiranya bila tema yang diambil dalam peringatan Nuzulul Qur’an kali ini adalah “Aktualisasi Nilai-Nilai Al-Qur’an untuk Mewujudkan Birokrasi yang Amanah“, demikian apresiasi yang disampaikan Ketua PTA Semarang.

Ketua PTA Semarang mengemukakan bahwa yang dimaksud dengan birokrasi yang amanah adalah sistem penyelenggaraan pemerintahan yang dijalankan oleh aparatur negara dengan integritas tinggi, jujur, transparan, profesional, dan bertangung jawab, di mana posisi jabatan dianggap sebagai kepercayaan (amanah) untuk melayani masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan. Birokrasi ini berfokus pada Good Governance (tata kelola pemerintahan yang baik), bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), serta berorientasi pada pelayanan prima.

Lebih lanjut dikemukakan bahwa Allah dalam menciptakan manusia dan menurunkannya ke bumi sebagai khalifah sudah dilengkapi dengan pedoman/petunjuk untuk keperluan manusia dalam mengarungi kehidupannya, hal ini terekam dalam QS Al Baqarah ayat 38 yang menyatakan Kami berfirman: “Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati”. Semua kesulitan dan problematika kehidupan manusia ada dalam “petunjuk-Nya” itu, yaitu Al Qur’an. “Maka melalui peringatan Nuzulul Qur’an hari ini marilah kita melakukan instropeksi diri sejauh mana kita membaca, menghafalkan, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam aplikasi kehidupan sehari-hari,” demikian himbauan Ketua PTA Semarang.

Kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an Tahun 1447 Hijriah kali ini disamping dihadiri semua aparat PTA Semarang, Pimpinan, Hakim Tinggi, para Pejabat Struktural dan Fungsional, para ASN dan PPPK juga dihadiri para Ketua Koordinator Wilayah Pengadilan Agama serta Ketua, Wakil Ketua, Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama yang berada di Korwil Semarang (PA Kendal, PA Semarang, PA Demak, PA Purwodadi, PA Ambarawa dan PA Salatiga) serta orang tua wali santri TPQ Kyai Mojo.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an surat Al Fatehah dan suat Al ‘Alaq ayat 1-5 beserta artinya oleh Naraya Athalia Nurhayati, santriwati TPQ Kyai Mojo yang dilanjutkan dengan sambutan Drs. Abdul Rozaq, M.H. yang melaporkan kegiatan-kegiatan Masjid Kyai Mojo dalam bulan Ramadahn kali ini, yaitu: ta’jil buka bersama, Kultum, sholat Tarawih, peringatan Nuzulul Qur’an, menerima dan menyalurkan zakat fitrah, sholat Idul Fitri, kegiatan TPQ (buka bersama, mendatangkan pendongeng, takbir keliling, pengajian jamaah wali santri dan ibu-ibu sekitar masjid). Pada kesempatan yang sama Ketua Ta’mir juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh aparatur peradilan agama di Jawa Tengah yang sudah menginfaqkan sebagian rezekinya untuk syiar Islam melalui masjid Kyai Mojo disertai doa semoga mendapat ridlo Allah dan mendapat balasan yang berlipat-lipat yang lebih baik.

Setelah sambutan Ketua PTA Semarang, selanjutnya Dr. Drs. Domiri, S.H., M.Hum., Hakim Tinggi PTA Semarang, memberikan tausiyah yang mengupas perihal proses turunnya Al Qur’an terutama ayat Al ‘Alaq ayat 1 sampai dengan ayat 5, dimana dapat dipahami bahwa perintah untuk “membaca” kepada Nabi Muhammad SAW tidak hanya ayat Al Qur’an yang tertulis (qauliyah) namun juga membaca ayat yang tidak tertulis, yaitu alam semesta (kauniyah) yang dalam ayat tersebut adalah perkembangan manusia dari “segumpal darah” hingga manusia dewasa serta perjalanan kehidupannya di dunia yang harus berpedoman kepada Al Qur’an dan sunnah.

Mengakhiri keseluruhan acara pada sore hingga menjelang berbuka puasa tersebut dilakukan penyerahan bantuan dana/zakat yang dihimpun oleh Unit Penerima/Penyaluran Zakat (UPZ PTA Semarang) kepada 6 (enam) Yayasan Panti Asuhan, Pondok Pesantren, Taman Pendidikan Al Qur’an serta 15 (lima belas) peserta didik TPQ Kyai Mojo dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama serta sholat Magrib berjamaah. (f&n)

Scroll to Top