
Semarang|pta-semarang.go.id (10/6/2026)
Langkah awal peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan peradilan agama resmi dimulai. Pengadilan Tinggi Agama Semarang menyelenggarakan acara Groundbreaking (Peletakan Batu Pertama) Pembangunan Gedung Baru PTA Semarang yang bertempat di lokasi proyek pembangunan, Jalan Gatot Subroto Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang pada Rabu, 10 Juni 2026.
Acara seremonial ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Tengah, serta Forkopimda Kabupaten Semarang.
Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan prosesi penyambutan jajaran Pimpinan yang hadir, kemudian rangkaian seremonial dibuka secara khidmat dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, diikuti dengan Hymne Mahkamah Agung Republik Indonesia. Guna kelancaran jalannya pembangunan, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh Hakim Tinggi PTA Semarang, Drs. Saifuddin, M.H.
Setelah laporan dari Sekretaris PTA Semarang, Dr. Naffi, S.Ag., M.H., Ketua PTA Semarang, Dr. Hj. Rokhanah, S.H., M.H., menyampaikan pidato sambutan yang mendalam mengenai visi dibalik pembangunan gedung baru ini.
Dalam sambutannya, Dr. Rokhanah menegaskan bahwa proyek ini merupakan wujud konkrit dari komitmen Mahkamah Agung RI dalam menyediakan infrastruktur peradilan yang layak dan optimal demi menegakkan hukum di masyarakat. Berbeda dengan fasilitas konvensional, gedung baru ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan zaman.
“Gedung PTA Semarang yang baru ini telah didesain secara matang dengan mempertimbangkan kebutuhan teknologi modern, ruang kerja yang ergonomis, serta fasilitas yang mendukung kelancaran pelaksanaan sidang dan administrasi peradilan,” jelas Dr. Rokhanah dalam pidatonya.
Beliau juga menambahkan bahwa kehadiran gedung yang representatif ini diharapkan mampu menciptakan atmosfer kerja yang aman, sehat, dan nyaman bagi para aparatur, yang pada akhirnya akan mendongkrak produktivitas kerja serta memperluas aksesibilitas bagi masyarakat pencari keadilan khususnya di wilayah Jawa Tengah.
Di hadapan para kontraktor dan konsultan, Ketua PTA Semarang memberikan instruksi tegas mengenai tata kelola pembangunan. Beliau mengingatkan bahwa pemanfaatan anggaran negara harus dilakukan dengan sebaik-baiknya sebagai bentuk menjaga kepercayaan masyarakat dan membangun integritas aparat.
Secara khusus, Dr. Rokhanah meminta komitmen penuh dari pihak penyedia jasa konstruksi fisik (PT Utama Indra Perkasa), konsultan perencana (CV. Nusakom), serta konsultan pengawas (PT Tri Patra Konsultan) agar pembangunan ini diselesaikan tepat waktu, wajib sesuai dengan spesifikasi teknis yang disepakati, serta selalu mengutamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol. (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.ST., M.K., yang diwakili oleh Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Jateng, turut memberikan sambutan hangat dan dukungan penuh atas proyek strategis ini.
Puncak seremonial ditandai dengan penandatanganan prasasti secara bergantian oleh pihak Gubernur Jawa Tengah dan Ketua PTA Semarang. Setelah itu, prosesi dilanjutkan dengan penekanan tombol sirine di atas panggung utama sebagai tanda resmi dimulainya pemancangan proyek. Prosesi penekanan sirine ini didampingi oleh perwakilan Gurbernur Jawa Tengah, Bapak Haerudin, S.H., M.H. dan Asisten 3 Setda Kabupaten Semarang, Ibu Hendy Lestari, M.M., mewakili Bupati Semarang, yang diiringi hitung mundur dan tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.

Rangkaian acara seremonial ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran Forkopimda Provinsi, Forkopimda Kabupaten Semarang, serta pimpinan PTA Semarang sebelum para pejabat meninggalkan lokasi untuk melanjutkan agenda kerja berikutnya. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh khidmat. (YK)

