Kamis, 19 Februari 2026 , Selamat Pagi!

ISRA MIKRAJ LANDASAN SPIRITUAL PENGUATAN INTEGRITAS DAN PROFESIONALITAS APARATUR PERADILAN

Semarang|pta-semarang.go.id (5/02/2026)

Pada hari ini Kamis 5 Februari 2026, segenap Aparatur Peradilan Agama yang terdiri atas Pimpinan PTA Semarang, Hakim Tinggi, Pimpinan Pengadilan Agama se Jawa Tengah, Panitera dan Sekretaris PTA Semarang dan Pengadilan Agama se Jawa Tengah, Pejabat Struktural dan Fungsional, semua ASN dan Dharmayukti Karini PTA Semarang, melaksanakan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW dengan tema “Isra Mikraj sebagai Landasan Spiritual Penguatan Integritas dan Profesionalitas Aparatur Peradilan”.

Sebagaimana tahun lalu peringatan Isra Mikraj kali ini juga diselenggarakan di masjid kebanggaan warga peradilan agama se Jawa Tengah, yakni Masjid Kiai Mojo yang terletak di area rumah dinas Pimpinan PTA Semarang di Kelurahan Srondol Kulon, Banyumanik. Peringatan kali ini menghadirkan 2 (dua) orang penceramah, yakni Prof. Dr. H. M. Amin Suma, S.H., M.A., M.M. (Ketua Umum Majelis Pengururs Nasional Himpunan Ilmuwan dan Sarjana Syariah Indonesia periode 2025-2029) dan Drs. KH. Hamid Ansori, S.H. (ustadz penceramah yang juga merupakan Purnabakti Hakim Peradilan Agama, terakhir mengabdi pada Pengadilan Agama Pekalongan tahun 2020).

Kegiatan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Inda Robi A’toni, S.H.I. Penata Layanan Operasional Pengadilan Agama Kendal yang membacakan Q.S. Al Isro’ dan Q.S. Ibrahim.

Dalam laporannya, Drs. H. Abdul Razaq, S.H., Ketua Ta’mir Masjid Kiai Mojo melaporkan jumlah peserta yang hadir dalam peringatan hari ini sejumlah 325 orang, yang terdiri dari aparatur peradilan agama, anggota Dharmayukti Karini, orang tua wali santri TPQ Masjid Kiai Mojo, jamaah Masjid Kiai Mojo serta aparatur Kelurahan Srondol Kulon. Dilaporkan juga perbaikan kubah dan pengecatan masjid yang menelan dana sebesar Rp166.389.000,00 (seratus enam puluh enam juta tiga ratus delapan puluh sembilan ribu rupiah) yang dananya berasal dari infaq aparatur PTA Semarang dan Pengadilan Agama se Jawa Tengah.

Dr. Hj. Rokhanah, S.H., M.H., Ketua PTA Semarang dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan hikmah Isra’ Mi’raj kita sebagai Aparatur Peradilan Agama tidak hanya “mengurusi” apa yang menjadi Tugas dan Fungsi kita sebagai Abdi Negara Pelayan Masyarakat namun juga ikut berpartisipasi mencerdaskan masyarakat di sekeliling kita. Selanjutnya dalam menyambut Ramadhan 1447 Hijriah direncanakan lomba bagi seluruh satker Pengadilan Agama se Jawa Tengah dengan cara mengirim video untuk lomba nasyid dan lomba kultum serta lomba ucapan Idul Fitri.

Mendapat kesempatan pertama, Drs. KH. Hamid Ansori, S.H., dalam tausiyahnya menceritakan kembali peristiwa diperjalankannya Hamba yang sangat dikasihi Allah SWT, yakni Baginda Nabi Muhammad S.A.W. dari Masjidil Haram ke Masjidil Aq’sa hingga ke Sidrotul Muntaha, yang saat itu dalam kondisi sedang bersedih hati ditinggalkan istrinya tercinta, Siti Khatijah dan pamannya Abdul Muthalib, sebagaimana dalam Kitab Qishotul Isro’ wal Mi’raj, disebutkan sebelum diperjalankan Beliau dibersihkan hatinya oleh Malaikat Jibril menggunakan air zam-zam dari 3 (tiga) bejana, yang didalam bejana pertama berisi Al Ilmu, dalam bejana kedua berisi Al Iman, dan dalam bejana ketiga berisi Al Hikmah, sebagai bekal nabi dalam perjalanan Isra’ Mi’raj. Ketiganya juga merupakan modal kita sebagai umat Beliau dalam mengarungi kehidupan di dunia dan akherat.  Dalam perjalanan tersebut Nabi berhenti di 5 (lima) tempat dan diperlihatkan 17 (tujuh belas) peristiwa, yang bermakna bahwa sesibuk apapun kita dalam urusan dunia hendaknya berhenti sejenak untuk menjalankan sholat 5 (lima) waktu yang jumlah keseluruhan rakaatnya adalah 17 (tujuh belas).

Sementara itu Prof. Dr. H. M. Amin Suma, S.H., M.A., M.M. dalam kesempatan kedua memberikan tausiyah, bahwa Beliau menggagas metode tafsir Al Qur’an model baru, yakni “Metode Tafsir Mukalamah” yang menafsirkan Al Qur’an dengan cara dialog interaktif, sebagaimana dalam ilmu komunikasi dimana Allah bertindak selaku “Komunikator” nya dan kita sebagai “Komunikan”nya, orang yang sedang diomongi oleh Allah. “Jadi dalam ayat-ayat yang diawali dengan Kalimat Ya Ayyuhannas. Saya sadar, saya yang sedang diomongin oleh Allah, bukan orang lain”, demikian Amin Suma mencontohkan metode tafsirnya. Metode Tafsir ini sudah dibukukan dalam buku dengan judul yang sama, Metode Tafsir Mukalamah, yang menurut pengakuan Beliau, buku ini diantara 50 lebih karya Beliau, disebut sebagai puncak persembahan keilmuan Beliau.

Berkaitan dengan peristiwa Isra Mikraj, janganlah hanya memahaminya hanya dengan ayat pertama saja namun harus dipahami sampai ayat yang terakhir, juga Q.S. An Najm ayat 1 sampai dengan akhir, serta Q.S. Al Ma’arij, berdasarkan ketiga surat ini kita memahami peristiwa Isra’ Mi’raj.

Sebelum mengakhiri tausiyahnya, Prof. Dr. H. M. Amin Suma, S.H., M.A., M.M. sebagai Ketua Umum Majelis Pengururs Nasional Himpunan Ilmuwan dan Sarjana Syariah Indonesia periode 2025-2029 menghimbau kepada semua Sarjana Syariah pada Peradilan Agama di Jawa Tengah untuk aktif menjadi anggota HISSI dimana dalam sejarah kelahirannya Peradilan Agamalah yang merupakan ayah kandungnya dan IAIN khususnya Fakultas Syari’ah sebagai ibunya, hal ini diucapkan saat deklarasi kelahirannya, walaupun yang hadir memang dari berbagai alumni namun yang paling perduli adalah alumni syariah walaupun alumni yang lain juga boleh menjadi anggota.

Mengakhiri peringatan Isra’ Mi’raj hari ini doa-doa dilantunkan dipimpin Prof. Dr. H. M. Amin Suma, S.H., M.A., M.M.. dan dilanjutkan dengan berfoto bersama.

Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW kali ini juga dimeriahkan dengan lantunan lagu-lagu rokhani ke-Islam-an oleh group vokal “PTA Semarang Voice” asuhan Drs. Setya Adi Winarko, S.H., M.H., Panitera Pengganti PTA Semarang. Secara keseluruhan gelaran peringatan keagamaan oleh Panitia Pimpinan Drs. H. Zainal Arifin, S.H., M.H., Hakim Tinggi PTA Semarang berjalan denga lancar dan sukses. (f&n)

Scroll to Top