logo webpta

on . Hits: 862

Rukyatul Hilal Awal Ramadhan 1442 Hijriah Pengadilan Tinggi Agama Semarang

Menindaklanjuti surat Plh. Dirjen Badilag Mahkamah Agung R.I. Nomor 1135/DJA/KP.01.2/4/2021 perihal Isbat Kesaksian Rukyat Hilal Awal Ramadan, Syawal dan Zulhijah 1442 Hijriah, Pengadilan Tinggi Agama Semarang mengikuti kegiatan rukyatul hilal awal Ramadhan 1442 Hijiriah yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Propinsi Jawa Tengah (MAJT) bekerjasama dengan Badan Pengelola Masjid Agung Jawa Tengah pada Senin 12 April 2021. 

Hilal 1

Bertempat di lantai 19 Menara Al Husna MAJT kegiatan pemantauan hilal selain dihadiri Hakim Tinggi, Panitera Muda Hukum PTA Semarang, Hakim dan Panitera Pengganti PA Semarang juga dihadiri oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kementerian Agama Jateng H. Fajar Adhy N., S.Sos., M.Si., MUI Jateng, Badan Pengelola MAJT, Prof Dr H Ahmad Rofiq MA, Pejabat dari BMKG Propinsi Jateng, Drs. H. Slamet Hambali, M.Si, sebagai Tenaga Ahli Rukyat Hilal, Organisasi Keagamaan NU, Muhammadiyah, kalangan Pondok Pesantren, LP2M UIN Walisongo, serta mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Dalam sambutannya Kabid Urais Kanwil Kemenag Jateng, Drs. H. Muh Arifin, M.Pd.I. sebagai Ketua Pelaksana menyebutkan bahwa selain di MAJT juga dilaksanakan rukyatul hilal di 10 tempat di Jawa Tengah. Diharapkan dari kesepuluh tempat tersebut ada yang melihat hilal sehingga terlihat kontribusi Jawa Tengah dalam Rapat Sidang Isbat Penentuan Awal Bulan Ramadhan 1442 Hijriah oleh karena ketinggian hilal sudah masuk dalam kategori hilal dapat dilihat, yaitu 3º 54’ 15,77” (data hilal awal Ramadan 1442 H Markaz Menara Al Husna MAJT oleh Drs. H. Slamet Hambali, M.Si.).

Hilal 2

Menurut Ahmad Rofiq dalam sambutannya disebutkan bahwa Lantai 19 Menara Al Husna MAJT ini sejak didirikan memang didesain untuk pelaksanaan rukyatul hilal. Sejak diresmikan oleh Presiden RI tahun 2006 MAJT dan Kanwil Kemenag Propinsi Jateng selalu bekerjasama melaksanakan Rukyatul Hilal di menara yang tingginya 99 meter ini. Disebutkan pula tanpa menyebutkan tahunnya bahwa rukyat di menara Al Husna tersebut pernah berhasil melihat hilal dan diharapkan kali ini juga bisa melihat hilal awal bulan Ramadhan 1442 H.

Selanjutnya mewakili Kepala Kanwil Kemenag Jateng yang berhalangan hadir, Kabag TU Kanwil Kemenag Jateng, Fajar Adhy Nugroho, dalam sambutannya menyatakan bahwa sejak 30 Juni 2004 Peradilan Agama resmi beralih ke Mahkamah Agung R.I. namun tugas hisab rukyat tetap menjadi tugas Kementerian Agama yang tidak ikut dilimpahkan ke Mahkamah Agung. Oleh karena itu pada saat ini Kemenag Jateng melaksanakan kegiatan rukyat hilal di menara Al Husna MAJT ini untuk menindaklanjuti perintah Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama R.I. maka apapun hasilnya dari observasi rukyath hilal baik terlihat atau tidak terlihat akan tetap dilaporkan ke Dirjen Bimas Islam. Menurut data hisab ketinggian hilal di seluruh Indonesia sudah masuk kategori “imkanur rukyat” sehingga kemungkinan terlihat sangat besar. Oleh karena itu kemungkinan besar tanggal 1 Ramadhan 1442 Hijriah jatuh pada hari Selasa 13 April 2021 Masehi. Namun demikian terdapat kemungkinan hilal tidak dapat dilihat sehingga bisa terjadi perbedaan dalam penentuan awal Ramadhan, jika terjadi demikian diharapkan masyarakat tetap menjaga ukhuwah Islamiyah tetap menjaga persatuan dalam perbedaan.

Hilal 3

K.H. Slamet Hambali selaku Tenaga Ahli Rukyatul Hilal dalam penjelasannya menyatakan bahwa rukyatul hilal ini merupakan hal yang sangat penting dalam penentuan awal bulan Ramadhan 1442 Hijriah. Bahwa kondisi sekarang sudah masuk kriteria imkanur rukyat Mabims I Cisarua, yaitu tinggi hilal minimal 2 °, dan jarak sudut matahari dan bulan 3°, atau umur bulan minimal 8 jam, akan tetapi untuk kriteria Mabims II Jakarta 2017 yang mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 °, dan jarak sudut matahari dan bulan 6,4° namun apabila ada yang melihat Kementerian Agama tetap akan menerimanya meski berdasar kriteria yang lama. Kondisi hilal di Semarang paling awal yang dapat diterima laporannya adalah pada pukul 17.40 WIB dan terakhir pukul 17.58 WIB. Posisi hilal gampangnya di sebelah Selatan matahari saat terlihat tadi, yaitu sebanyak kira-kira 5 lingkaran matahari dan naik sekitar 7 lingkaran matahari dari ufuk.

Akhirnya waktu yang dinantikan untuk melihat hilal tiba. Dengan menggunakan teleskop yang dihubungkan dengan computer yang terinstall aplikasi khusus melihat hilal semua peserta dapat melakukan observasi melalui layar computer tanpa harus mengintip melalui lensa teleskop. Oleh karena kondisi cuaca yang mendung, bahkan mendung tersebut menutupi sinar matahari, maka hasil rukyatul hilal di Menara Al Husna Masjid Agung Jawa Tengah tidak dapat dilihat.

Add comment


Security code
Refresh

Hubungi Kami

Pengadilan Tinggi Agama Semrang

Jl. Hanoman No. 18 Semarang

Krapyak, Kec. Semarang Barat,

Kota Semarang 50146

Jawa Tengah

 

Telp : (024) 7600803

Fax  : (024) 7603866

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

istagram ig pta-semarang

maps1 Lokasi Kantor