Ketua Mahkamah Agung RI

Selamat Kepada Yang Mulia Dr. H Muhammad Syarifuddin SH MH Sebagai Ketua Mahkamah Agung RI Terpilih Periode 2020-2025
<h2> Ketua Mahkamah Agung RI</h2>

ZONA INTEGRITAS

Predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpInan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK/WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
ZONA INTEGRITAS

e-Court

e-Court adalah sebuah instrumen Pengadilan sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat dalam hal pendaftaran perkara secara online, pembayaran secara online, mengirim dokumen persidangan (jawaban, replik, duplik dan kesimpulan) dan pemanggilan secara online.
e-Court

Aplikasi SIPP

Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), merupakan aplikasi administrasi dan penyediaan informasi perkara baik untuk pihak internal pengadilan, maupun pihak eksternal pengadilan. Pengunjung dapat melakukan penelusuran data perkara (jadwal sidang sampai dengan putusan) melalui aplikasi ini.
Aplikasi SIPP

STOP GRATIFIKASI

Apabila anda melihat, mendengar atau mengalami kejadian yang menunjukan indikas wewenang, penyimpangan atau pelanggaran perlaku Aparat Pengadilan. Ajukan Laporan Pengaduan anda secara tertulis melalui meja informasi/Pengaduan pada Pimpinan Pengadilan Tinggi Agama Semarang pada hari dan Jam Kerja
STOP GRATIFIKASI

WHISTLEBLOWING

Aplikasi yang disediakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI, untuk melaporkan suatu perbuatan berindikasi pelanggaran yang terjadi di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia atau Peradilan dibawahnya.
WHISTLEBLOWING

POSBAKUM

Bantuan Hukum adalah jasa hukum yang diberikan oleh Pemberi Bantuan Hukum secara Cuma-Cuma kepada Penerima Bantuan Hukum. Penerima Bantuan Hukum adalah orang atau kelompok orang miskin yang tidak dapat memenuhi hak dasar secara layak dan mandiri yang menghadapi masalah hukum
POSBAKUM
Innalillahi Wa Innailaihi Roji'un. Telah Berpulang ke Rahmatullah Bapak Ahsin Abdul Hamid, S.H., KPTA Nusa Tenggara Timur Kupang pada Hari Jumat Tanggal 28 Pebruari 2020. Semoga Almarhum khusnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, aamiin.

“YANG BERPRESTASI MAU APA SAYA LAYANI”

on . Posted in Berita Kegiatan

Semarang│20-02-2020

“Pokoknya orang yang berprestasi mau apa saya layani”, demikian janji Dr. Drs. Aco Nur, S.H., M.H., Dirjen Badilag M.A.R.I. kepada aparatur Peradilan Agama yang berprestasi berkeinginan mau mutasi kemana akan dipertimbangkan untuk dipenuhi. Sebaliknya bagi siapa saja yang tidak mendukung implementasi kebijakan-kebijakan Mahkamah Agung R.I. dan Badilag akan “dibongkar”, karena yang bersangkutan berarti tidak termasuk penumpang “gerbong gerak cepat, gerak lari dan gerak lompat Badilag”. Demikian ditegaskan oleh Dirjen Badilag dalam pembinaannya secara teleconference kepada Pimpinan Peradilan Agama di wilayah Pengadilan Tinggi Agama Semarang, Pengadilan Tinggi Agama Kupang dan Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya, Kamis 20 Februari 2020.

Pada awal pembinaannya Dirjen Badilag mengemukakan bahwa dilakukannya pembinaan secara teleconference ini membuktikan bahwa Peradilan Agama sudah memanfaatkan teknologi informasi dalam berbagai kegiatan yang sifatnya jarak jauh. Teleconference ini juga menunjukkan bahwa Peradilan Agama sudah menguasai teknologi IT untuk keperluan berbagai kegiatan sehingga terselenggara secara efektif, efisien dan ekonomis yang pada gilirannya bisa menurunkan “cost negara” dalam pembiayaan kegiatan di Peradilan Agama. Untuk keberhasilan ini Dirjen Badilag sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada ketiga Pimpinan Pengadilan Tinggi Agama yang disebutnya sebagai orang-orang yang hebat, orang yang mampu membaca, merenungi dan merespon kebijakan-kebijakan Badilag yang mempunyai nilai positif dalam rangka membangun Peradilan Agama sebagai Peradilan yang modern.

Pada kesempatan tersebut Dirjen Badilag juga menyampaikan program unggulan Badilag pada tahun 2020 ini yang meliputi 3 aspek, yaitu: Zona Integritas, Dekorum Ruang Sidang dan program Kebersihan, Keindahan dan Kerapihan (K3). Dirjen Badilag sangat berharap semua aparatur Pengadilan Agama agar melaksanakan program-program yang sudah dicanangkan oleh Badilag, karena keberhasilan pembangunan Zona Integritas misalnya, merupakan suatu prestasi yang berimplikasi positif bagi kesejahteraan karena satuan kerja yang memenangkan predikat Zona Integritas akan mendapatkan peningkatan tunjangan bagi para aparaturnya.

Dalam hal pembangunan Zona Integritas ini Pengadilan Tinggi Agama Semarang sudah mengusulkan semua Pengadilan Agama di wilayahnya untuk merebut predikat Zona Integrritas Wilayah Bebas Korupsi menyusul keberhasilan Pengadilan Agama Semarang yang pada tahun 2019 telah berhasil merebut prestasi tersebut. Berkaitan dengan hal tersebut Dirjen Badilag memberikan kiatnya untuk persiapan merebut predikat WBK tersebut, yaitu Ketua, Wakil Ketua PTA dan Panitera berserta Sekretaris untuk memberikan pembinaan bersama-sama Hakim Tinggi Pengawasa Daerah dengan strategi pembinaannya yaitu mencontoh PA yang sudah lebih dahulu behasil merebut predikat WBK, PA tersebut agar diminta untuk memberikan kiatnya bagaimana cara memetakan permasalahannya, apa yang harus dilaksanakan, dan membuat jadwal pelaksanaannya.

Disebutkan pula oleh Dirjen Badilag bahwa yang menjadi pokok dalam Zona integritas tersebut adalah menghilangkan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta mengimplementasikan 6 area perubahan yang terdapat dalam Zona Integritas yang mendukung pelaksanaan program penghapusan 3 aspek KKN tersebut. Langkah pertama dalam merebut predikat WBK tersebut yang harus dibuktikan kepada para auditor dari Menpan, BPK, BPS dan Ombudsman yang akan turun menilai terhadap sejauh mana implementasi Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi adalah pemahaman dan penguasaan 6 area perubahan ZI,  yakni manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Pengadilan Agama yang ikut penilaian WBK harus diidentifikasi dimana kekuatan dan kelemahan dari 6 area tersebut. “Oleh karena itu saya minta kepada semua Ketua Pengadilan Tingkat Banding serta Ketua Pengadilan Agama seluruh Indonesia untuk segera memperbaiki bila ada kelemahan, dan kita harus bergerak cepat, merebut prestasi, karena kesempatan tidak akan berulang, kita harus keluar sebagai pemenang dengan jumlah terbanyak demi kesejahteraan negara dan bangsa”, demikian semangat yang dipompakan Dirjen Badilag kepada semua peserta teleconference.

Dalam pembinaan secara teleconference selama satu setengah jam lebih tersebut Dirjen Badilag memberikan arahan yang sangat berguna bagi implementasi selain ketiga program Badilag di Tahun 2020, yaitu mengingatkan kembali bagaimana implementasi tentang Akreditasi Penjaminan Mutu (APM), Pelayanann Terpadu Satu Pintu (PTSP), e-court, tanda tangan elektronik hingga e-examinasi.

Pada akhir pembinaannya, Dirjen Badilag berkenan melakukan launching aplikasi-aplikasi yang dikembangkan PTA Semarang, PTA Kupang dan PTA Palangkaraya. Khusus PTA Semarang dilaunching aplikasi Pendukung Aplikasi SIPP Tingkat Banding. (f&n)

Add comment

Security code
Refresh


Hubungi Kami

Pengadilan Tinggi Agama Semarang
Jl. Hanoman No. 18 Semarang 50146
Telp: 024 - 7600803
Fax: 024 - 7603866
Email Redaksi : ptajawatengah@gmail.com

Tautan Aplikasi